| Poling |
|---|
| Jadwal Konser |
|---|
Berita
Liputan Konser
Serunya Indosatukan Priangan Timur
| Serunya Indosatukan Priangan Timur |
|
| Ditulis oleh Management | |
| Monday, 24 December 2007 | |
|
Salah satu dari rangkaian tour Indosat dikota ke-4, tanggal 22 Desember 2007 kemarin untuk pertama kalinya PADI tampil di Banjar untuk konser Indosatukan Priangan Timur di daerah Jawa Barat kawasan Banjar, Tasik, Ciamis dan sekitarnya. Berangkat dengan jalur darat naik bis, Padi dan team berangkat jam 21.00 WIB, karena paginya PADI melakukan promo tour ke Radio Hard Rock di Jakarta. Perkiraan kita bisa sampai di kota tujuan sekitar 4-5 jam dan artis akan bermalam di Tasikmalaya sedangkan team kru bermalam di Kota Banjar karena lebih dekat dengan venue. Akhirnya kita baru sampai ke kota Tasikmalaya sekitar pukul 04.00 paginya, kita nginap di Crown Hotel dan Team kru sejam sesudahnya di Hotel kota Banjar. Jam 11.00 WIB setelah sarapan PADI bersiap-siap untuk konfrensi pers di hotel, selain acara tanya jawab dengan pers dari berbagai media lokal diseputaran Tasik dan sekitarnya acara tersebut juga diisi dengan kuis, games juga foto-foto dengan sobat-sobat PADI. Acara konfrensi pers berlangsung hingga pukul 11.35 dan langsung siap-siap untuk berangkat ke kota Banjar untuk Check Sound. Sesampainya di Banjar ternyata hujan mengguyur dengan derasnya, Check Sound sekitar pukul 17.00 usai hujan reda dan kali itu Rindra dan Fadly nggak bisa ikutan karena kecapean dan Rindra kurang sehat, dan digantikan oleh kru masing-masing, Afif dan. Tepat pukul 20.00 acara dibuka oleh Djodi Bejo sebagai MC acara yang bertajuk "Konser Sinyal Kuat Indosatukan Priangan Timur dengan PADI". Sebelum PADI ada 2 band pembuka plus Djodi nyanyi dengan gitar akustik lagunya "The Rock" untuk melumerkan penonton Banjar yang udah gregetan nungguin PADI soalnya ini pertama kalinya PADI maen di kota itu. ![]() Lets Rock with Padi 15 menit setelahnya PADI langsung menyapa Sobat-sobat Padi yang memenuhi stadion Patroman dengan "Mahadewi", Tanpa jeda lagu ke-2 menghentak dengan lagu "Hitam" dengan latar video klip lagu tersebut menambah memukau pelampilan mereka membuat histeris sobat-sobat Padi di Banjar, antusiasme mereka gak kalah dengan sobat-sobat dikota lain. Setelah suasana lagu "Hitam" yang gelap Fadly menyapa sobat-sobat Banjar dan kembali melantunkan "Begitu Indah" sebagai lagu ke-3. Lagu ke-4 Piyu langsung menyapa sobat Banjar "Kita datang disini untuk menghentak tanah di Banjar !!!" dan Intro "Aku Bisa Menjadi Kekasih" langsung berkumandang dengan musik reggaenya yang asli bikin para penonton bergoyang. Lagu ini bakalan menjadi single ke-2 di album kita.. kata Fadly dan "Belum Terlambat" pun dimainkan, lagu ini memang keren banget dengan Rindra yang memainkan interlude ditengah-tengah lagu ini bikin mata berkaca-kaca. ![]() Padi di Banjar Selanjutnya penampilan ke-5 dengan "Semua Tak Sama" yang dulu heboh banget di album ke-2, bahkan sampai sekarang semua sobatpun tak lepas mengiringi vokal Fadly ditiap bait lagu romantis ini. "Tak Hanya Diam" kembali dinyanyikan Piyu sebagai vocal utamanya. "Lagu berikut ini tentang Lapindo dan semua kesedihan yang sedang melanda di tengah-tengah kita". Suara squencer cello pun terdengar mengawali lagu ke-7 sekaligus menghentak kembali tanah Priangan Timur dengan bit lagu "Terluka" yang drumnya full banget, top pokoknya. Capek ngebeatt habis-habisan PADI menenangkan sobat-sobat dengan gitar akustik dan senandung Piyu dan Fadly yang membawakan sebauh karya Iwan Fals "Belum Ada Judul", memberi waktu personil yang lainnya untuk ganti kostum karena keringat yang mengguyur bikin baju basah kuyup berkat lagu ngebeat yang penuh semangat, itung-itung olah raga ya mas hehe. Petikan gitar Piyu tanpa jeda masuk ke lagu "Rapuh" medley dengan "Kasih Tak Sampai" lagu sendu yang aslinya diiringi petikan harpa Maya Hassan dan choir oleh Infinito Trisakti Choir itu digantikan dengan suara gitar elektrik Piyu, dan Ari dan drumnya Yoyo, plus bassnya Rindra yang membahana hingga usai lagu tersebut. Setelah terbawa suasana romantis dengan suasana stadion yang gelap berhias cahaya-cahaya korek di tengah-tengah penonton, kembali lampu panggung menyala ngiringi tuturkata Fadly yang mengingatkan kita untuk sadar kalau hidup tak selamanya indah... "Bayangkanlah", menjadi lagu terpanjang yang dibawakan secara live karena di tengah-tengah interlude lagu menampilkan solo gitar Piyu disusul dengan solo drumnya Yoyo' yang sesekali ditimpali permainan bass Rindra berlanjut dengan "Sweet Child O' Mine" versi disco ala PADI hehe.. lagu yang dulunya hampir berjudul "Hidup Tak Selamanya Indah" ini total berdurasi tak kurang dari 11 menit. ![]() Hebohnya Kembang Api Lagu ke-14 malam itu dipersembahkan PADI buat para pekerja seni, seniman jalanan maupun untuk mereka yang berjuang dalam menyampaikan bakat seni mereka, "Sang Penghibur" sekaligus single hit pertama di album PADI ke-V. Setelah itu kita kembali mengalun sebuah lagu dari album ke IV PADI yang menjadi soundtrack Ungu Violet "Menanti Sebuah Jawaban" sekaligus jadi. Lagu "Sobat" menjadi lagu ke-16 sekaligus penutup show malam itu, penampilan PADI semakin mempesona dengan sensasi menyalakan kembang api diujung gitarnya Piyu di interlude lagu tersebut, menyusul firework meletupkan bunga-bunga api menghiasi langit Banjar hingga Padi pamit meninggalkan stadion Patroman. Show malam itu berjalan dengan tertib dan semoga suguhan Padi memuaskan sobat-sobat yang datang malam itu.. Setelah kembali ke hotel untuk kemas-kemas untuk perjalanan pulang kembali ke Jakarta, see you.... ;). (Dewi Syarif) Photo by: Jim Allen Abel |
| Berita Terbaru |
|---|
| Liputan Konser |
|---|
| Padi on Social Media |
|---|
Sindikasi Berita






