|
Setelah Sang Penghibur , Rencana Besar dan Jangan Datang Malam Ini video klip kali ini PadI menggarap video klip Harmoni. Syuting video klip ini dilakukan pada tanggal 14 Februari lalu sejak pagi hingga tengah malam. Lokasi suting berlangsung dikawasan gedung-gedung tua di sebuah gedung ex-BBD Mandiri di Jl.Kalibesar Barat, Jakarta Barat.
Selain menampilkan PadI sebagai band performance disebuah diruangan dalam sebuah gedung tua yang penuh dengan ornamen-ornamen lukisan kaca. Video Kip yang digarap oleh sutradara Angga Dwimas Sasongko ini penuh dengan pesan-pesan simbolik yang menggambarkan tentang keselarasan, kerukunan dan keseimbangan seperti adegan etnis tionghoa yang sedang membakar dupa, menggambarkan tentang kerukunan hidup beragama maupun suku tertentu, ada juga tentang sepasang kekasih yang seolah membisikan pesan cinta pada sebuah dinding kemudian dari dinding tersebut tumbuh seuntai bunga. Masing-masing personil PadI memerankan tokoh yang mewakili Faith, Fake, Dark, Power dan Fame. Seperti Faith yang dilakoni oleh Ari, memerankan seseorang yang matanya tertutupi oleh secarik kain hitam bertuliskan "Faith" dan ditangannya terdapat tulisan "Blind", dengan latar belakang sebuah ruangan dan sebuah kursi terbalik dia memandang sekelilingnya tapi tidak memahami apa yang terjadi disekitarnya menggambarkan kepercayaan, aliran atau faham tertentu yang berlebihan, ia tidak mengerti selain dunianya sendiri, tapi ketika ia membuka kain tersebut dan membuka matanya, dia bisa lebih memahami dunia luar. Piyu mewakili simbol Fake atau kepalsuan jika media hanya menyajikan tayangan atau berita yang tidak benar, tidak mendidik dan penuh kebohongan akan menimbulkan disharmoni. Begitu pula simbol-simbol lainnya, jika Dark, Power, Fame mendominasi akan menimbulkan disharmoni. Semoga pesan-pesan yang disajikan video klip ini dapat tersampaikan, seperti apa video klip ini nantinya kita tunggu aja ya. |