Poling
Apakah sobat Padi sudah membeli album terbaru Padi "Tak Hanya Diam"
 
Jadwal Konser

Padi Mendukung Mereka

Depan arrow Berita arrow Liputan Konser arrow Padi dan Ungu Goyang Depok
www.padi-online.com
Padi dan Ungu Goyang Depok Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Management   
Sunday, 10 August 2008

Masih dalam rangkaian LA Light Concert Music Revival, kini giliran kota Depok yang beruntung disinggahi oleh band kesayangan kita PadI. Kali ini, PadI kebagian bermain bersama Ungu. Acara diadakan di lapangan Batalyon Infantri 201 – Gandaria, perbatasan antara Jakarta Timur dan Cimanggis. Di tiket masuk seharga Rp 15.000 (Plus rokok LA), disebutkan acara berlangsung mulai pukul 19.30. Namun, acaranya sendiri baru berlangsung sekitar pukul 20.30.

Tapi ga rugi kok, buat SobatpadI yang rela datang lebih awal, bisa menyaksikan "“bonus" pemutaran video klip Terluka! Klip ini belum tayang di Televisi. Lagu yang terinspirasi dari kasus Lumpur lapindo ini, dibuat klip animasi. Klip animasi kedua PadI setelah Bayangkanlah, yang dibuat oleh orang yang sama yaitu Waditya. Klip-nya keren banget, intinya bercerita tentang robot yang berusaha menghancurkan bumi, namun pada akhirnya hancur karena keserakahannya sendiri.

Yuk Kita Loncat!
Yuk Kita Loncat!

Sekitar pukul 20.30, lampu mulai dipadamkan, tanda pertunjukkan akan segera dimulai. Penonton yang pada awalnya santai duduk-duduk langsung merangsek ke arah panggung. Ternyata, yang dijadwalkan main pertama adalah band Ungu dilanjutkan oleh PadI. Tapi jangan salah, vokalis kita Fadly didaulat menjadi bintang tamu untuk menyanyikan lagu Ungu yang berjudul "Cinta Dalam Hati". Waaah..mellow abis loh!. Malam itu, Ungu kebagian main sekitar 1 jam. Setelah itu, giliran PadI naik ke atas panggung. Oh ya, sebelumnya diputar juga wawancara dengan penonton mengenai pendapat mereka atas kedua band tersebut.

Ari Close Up
Ari Close Up

Untuk lagu pertama, PadI menggebrak dengan lagu Sang Penghibur. Diiringi dengan percikan kembang api dari depan panggung, mampu membuat suasana tambah meriah. Fadly pun terlihat bersemangat menyanyikan lagu yang menjadi single hits pertama di album Tak Hanya Diam itu. Setelah itu, giliran lagu "Begitu Indah" mengalun. Dipersembahkan khusus untuk Sobatpadi yang datang, di malam yang indah ini. Setelah itu, lanjut medley lagu Sesuatu Yang Ind ah dan Semua Tak Sama.

Fadly mengucapkan terimakasih untuk yang sudah datang langsung malam itu ke Lapangan Batalyon Infantri 201. Selanjutnya , PadI menyanyikan lagu Belum Terlambat, Menanti Sebuah Jawaban, dan Mahadewi, yang ternyata cukup populer. Terbukti dengan koor yang terdengar dari arah penonton. Apalagi, di lagu Mahadewi ada kolaborasi manis antara PadI dan gitaris Ungu yaitu Oncy. Tambah tak disangka lagi, bahkan Fadly pun sempat tidak mengetahui rencana ini, ketika Pasha Ungu muncul diam-diam dari belakang panggung dan ikut berkolaborasi menyanyikan lagu Mahadewi. Kedua vokalis itupun berpelukan diatas panggung, terlihat akrab sekali.

Setelah itu, giliran Piyu menyapa penonton dengan ajakan diversity in harmony-nya. Dilanjutkan dengan alunan lagu Harmony dengan petikan gitar, khusus dipersembahkan Piyu malam itu. Dilanjutkan secara medley, dengan lagu Kasih Tak Sampai. Fadly mengajak penonton untuk menyalakan korek api, menjadikan suasana bertambah syahdu.

Padi
Padi
 

Ketika giliran lagu Bayangkanlah dinyanyikan, Fadly memberikan kesempatan kepada teman-temannya untuk solo perform. Semua tampil bagus, namun malam itu Yoyo’ sang drummer mampu mendapatkan perhatian lebih dengan power gebukan drum-nya yang menghentak dan melakukan banyak variasi pukulan drum.

Tak terasa, waktu sudah satu jam berlalu. PadI pun harus menuntaskan pertunjukkannya. Seperti biasa, lagu Sobat menjadi penutup konser. Eh, tapi tunggu dulu! Ternyata pertunjukkan belum benar-benar usai. Tiba-tiba saja, seluruh personil Ungu muncul di atas panggung. Ternyata, mereka berkolaborasi menyanyikan lagu hits Iwan Fals yang berjudul Bento! Tak ayal, penonton pun langsung riuh bersorak dan tentu saja ikut koor menyanyikan lagu tersebut. Sayangnya, ini adalah benar-benar lagu terkahir dari mereka. Sungguh pertunjukkan yang tidak akan terlupakan. Sesuai tema konser malam itu, Music Revival. Tidak ada pengkotak-kotakakan dalam bermusik, semoga dengan acara ini musik Indonesia akan terus bangkit..bangkit…dan bangkit lagi! (julia_p4d1)

 
Berita Lainnya