| Poling |
|---|
| Jadwal Konser |
|---|
| Liputan Konser 17-an Bersama PadI |
|
| Ditulis oleh Management | |
| Monday, 18 August 2008 | |
|
Merayakan HUT RI yang ke-63, PadI tampil di 2 tempat yang berbeda pada hari yang sama. Pertama, mereka tampil di Taman Buah Mekarsari Cileungsi – Bogor. Meski tampil di sing hari bolong, saat matahari sedang terik-teriknya, tak membuat penonton bergeming! Bahkan mereka sudah memadati venue jauh sebelum Padi manggung. Sebelum PadI main, ada band pembuka dan juga games. Diantaranya, menyanyikan lagu-lagunya PadI. Meski tak semua peserta yang diajak naik ke panggung hafal, tapi mereka cukup tampil percaya diri. Seru deh! Ketika jam menunjukan pukul 2 siang, PadI pun muncul dari belakang panggung. Sebagai pembuka, mereka membawakan lagu Satu Nusa Satu Bangsa secara instrumental. Menambah kental nuansa kemerdekaan di hari itu. Selanjutnya, berturut-turut dinyanyikan lagu bernada up beat Sang Penghibur dan Begitu Indah. Meski cuaca sangat panas, tapi tidak membuat para Sobat berdiam diri. Mereka tetap asyik bergoyang, dan salutnya masih tetap aman terkendali. Terlebih ketika lagu hits di album pertama yaitu Mahadewi dinyanyikan, semua koor ikut bernyanyi. ![]() Ari ![]() Fadly Untuk memberikan kesempatan para SobatpadI menurunkan adrenalin-nya, PadI menurunkan tempo permainan dengan membawakan lagu-lagu sedikit mellow. Sesuatu Yang Indah, Semua Tak Sama, dan Kasih Tak Sampai menjadi pilihan. Ketika menyanyikan lagu Kasih Tak Sampai, Fadly mempersembahkan khusus lagu itu untuk mereka yang datang sendiri ke venue hari itu. Setelah itu, PadI mempersembahkan sebuah lagu perjuangan kembali. Dipersembahkan untuk para pahlawan yang sudah berjasa memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, berjudul Indonesia Pusaka. Lagu ini pernah dijadikan soundtrack juga dalam film Naga Bonar Jadi Dua. Hanya mengingatkan, sebetulnya ini bukan langkah baru PadI bermain dengan lagu-lagu perjuangan. Tidak hanya saat merayakan hari kemerdekaan, disaat konser biasa pun mereka sering menyanyikannya meski hanya satu lagu. Dulu, mereka sempat mengaransemen kembali lagu-lagu perjuangan bahkan sudah direkam. Tapi karena satu dan lain hal, hasil rekaman itu belum dapat dipasarkan sampai saat ini. ![]() Fadly dan Piyu Tiga lagu terakhir dirangkai sebagai penutup pertunjukan PadI di siang hari yang panas terik itu, yaitu Bayangkanlah , Menanti Sebuah Jawaban, dan Sobat. Ketika lagu penutup Sobat dinyanyikan, semua tampak menikmatinya. Semua ikut berjingkrak, bahkan ada yang sengaaj membawa bendera merah putih dalam ukuran besar ikut dikibarkan selama pertunjukan. Belum puas menikmati lagu-lagunya PadI? Malamnya, mereka kembali tampil untuk acara tv yang disiarkan langsung dari Markas Kopassus Cijantung oleh Global TV untuk sebuah acara yang berjudul "Pokoknya Merdeka". Membawakan 3 buah lagu: Begitu Indah , Indonesia Pusaka, dan Jangan Datang malam Ini. Selain PadI, tampil juga banyak musisi lainnya seperti Netral, Samsons, Lobow, dll. Ketika membawakan lagu Indonesia Pusaka , PadI perform special dengan membawa seorang backing vocal bernama Yuyun dari group band Discus dengan menyanyikan lagu bernuansa Aceh. Seperti yang sudah Sobat saksikan sendiri di layar tv, keren banget kan jadinya? ![]() Rindra ![]() Yoyo' Meski 17 Agustus sudah berlalu, semoga semangat nasionalis kebangsaan kita tidak akan pernah luntur, dan tetap terus meneruskan perjuangan para pahlawan yang sudah gugur. Berjuang tidak hanya berperang mengangkat senjata, mulailah dari diri sendiri. Salah satu cara, diantaranya dengan mencintai lagu-lagu perjuangan dengan cara melestarikannya. Seperti yang telah dilakukan band kita PadI. Merdeka!!! |
| Berita Terbaru |
|---|
| Padi on Social Media |
|---|
Sindikasi Berita








